Tren penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada smartphone semakin meluas, terutama di segmen ponsel entry-level dan menengah. Pada tahun 2025, pasar ponsel di Indonesia diperkuat oleh deretan perangkat berkualitas dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp 1–2 juta, yang menawarkan fitur-fitur cerdas untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
HP AI di kelas harga terjangkau ini menghadirkan berbagai kemampuan menarik, mulai dari asisten virtual yang berbasis AI, pemrosesan foto dan video yang lebih baik, hingga sistem keamanan yang lebih canggih. Ini menciptakan alternatif menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan teknologi terkini tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Memperkenalkan rangkaian HP AI termurah pada tahun 2025, perangkat-perangkat ini tidak hanya menawarkan fitur cerdas, tetapi juga spesifikasi yang kompetitif. Dengan harga yang ramah di kantong, para pengguna dapat menikmati teknologi yang sebelumnya hanya tersedia di smartphone premium.
Infinix HOT 60i adalah salah satu contoh ponsel yang menawarkan fitur kecerdasan buatan yang paling lengkap di kelasnya. Ditenagai oleh sistem operasi Infinix XOS 15.11 yang berbasis Android 15, perangkat ini dilengkapi dengan empat fitur AI yang inovatif dalam paket yang ramah bagi pengguna.
Salah satu fitur utamanya adalah Produktivitas Sekali Ketuk, yang dirancang untuk mempermudah pengguna dalam membuat daftar tugas dan catatan dengan cepat. Selain itu, Kreativitas Sekali Ketuk memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengubah foto dan teks menjadi wallpaper yang unik secara instan, meningkatkan personalisasi perangkat.
Fitur One-Tap Summarize menjadi sangat berguna dalam membantu pengguna merangkum teks panjang ke dalam poin-poin penting. Terdapat juga One-Tap Answers, yang memberikan respons instan terhadap pertanyaan umum, memudahkan pengguna dalam mendapatkan informasi yang diperlukan tanpa harus melakukan pencarian yang rumit.
Infinix HOT 60i didukung oleh kamera utama 50MP dengan teknologi AI dan kamera depan 8MP yang juga dilengkapi dengan lampu flash. Sebagai pelengkap, terdapat fitur Vlog Mode, Super Night, dan Dual Video, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman fotografi dan videografi yang lebih memuaskan. Ponsel ini dilengkapi fitur seperti NFC dan Inframerah serta sistem navigasi GyroPro, menambah daya tariknya bagi konsumen.
Selain Infinix HOT 60i, ada banyak pilihan lainnya yang juga menawarkan fitur canggih dengan harga yang terjangkau. Melihat tren ini, beberapa produsen menyesuaikan strategi mereka agar tetap relevan di pasar yang terus berkembang. Hal ini menciptakan kompetisi yang sehat, dan pada gilirannya meningkatkan inovasi dalam setiap peluncuran produk.
Oppo juga meluncurkan ponsel di segmen yang sama dengan memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan spesifikasi yang menarik, ponsel ini pun mencoba menawarkan fitur yang tidak kalah canggih jika dibandingkan dengan merek lainnya dalam rentang harga yang sama.
Perkembangan teknologi pada ponsel kelas entry-level juga mempengaruhi cara orang berinteraksi dengan perangkat mereka. Hasilnya, ada peningkatan efisiensi dan produktivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengguna kini dapat memanfaatkan ponsel mereka untuk tugas-tugas yang lebih rumit, berkat dukungan AI.
Dengan hadirnya berbagai pilihan ponsel AI ramah kantong, konsumen semakin dimudahkan dalam menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini bukan hanya soal teknologi, melainkan juga tentang bagaimana perangkat tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.
Melihat perkembangan ini, ada pertanyaan mengenai bagaimana teknologi ini akan terus beradaptasi dengan kebutuhan pengguna. Dengan semakin banyaknya perbaikan dalam pembelajaran mesin dan algoritma AI, ponsel di masa depan diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih personal dan intuitif.
Adanya fitur-fitur unik yang ditawarkan pada ponsel entry-level ini juga memberikan nilai tambah bagi pengguna, menciptakan pengalaman yang lebih holistik. Dengan demikian, pasar smartphone akan semakin dinamis, dengan inovasi yang terus menerus mengejutkan para penggunanya.
Kesimpulannya, tren kecerdasan buatan dalam smartphone di segmen terjangkau memberikan peluang luas bagi pengguna untuk menikmati teknologi terkini. Dengan berbagai fitur dan spesifikasi yang ditawarkan, ponsel-ponsel ini tidak hanya ramah kantong tetapi juga mampu memenuhi beragam kebutuhan pengguna, menjadikan teknologi lebih mudah diakses oleh semua kalangan.
